Saturday, October 1, 2016

Cerita Helang dan Ayam

DSSA : HELANG & AYAM

DUA hari lalu DS Shafie Apdal menelefon saya dan memang kami selalu saja bercerita secara sinis dan kekadang terlalu banyak sangat yang ia ceritakan dan saya jadi lupa sebab terlalu banyak.

Sekarang bila dia menelefon saya kena sediakan kertas dan pen dan saya tulis sedikit dan biasanya saya tulis kepala ISU saja dan kemudian saya huraikan berdasarkan pengalaman saya.

Tadinya saya terbaca status kawan saya soal ayam dedak sebab ayam ini selalu dikaitkan dengan dedak dan kemudian segera teringat bicara saya dan DS Shafie Apdal soal helang dan ayam itu.

" Haji kan tahu kalau saja ayam itu nampak helang berlegar di angkasa mahu intai2 anaknya ayam, maka ibu ayam akan segera sorokkan anak-anaknya bawah sayap " dan saya terdiam dan berfikir dan kemudian segera pula teringat ayam dedak.

" Datuk mahu bicara ayam dedakkah ini?" tanya saya dan dia ketawa tetapi ketawanya sinis dan saya juga ikut sama ketawa.

Benarlah baik ayam atau apa saja binatang kalau ternampak apa saja yang jahat pasti dinasihati berhati2 dan apa binatangpun akan tetap sembunyikan anak-anaknya di satu lokasi yang selamat.

" Benar datuk, apa saja binatang termasuk ular, itek, patu dan apa saja burung2 akan usaha sembunyikan anak-anaknya dari disambar sang helang yang jahat " Kata saya dan terus DSSA kata yang saya cepat menangkap.

Ayam-ayam sekarang tidak begitu katanya DS Shafie Apdal dan saya lagi berfikir dan saya diam dan tidak lama kemudian saya bertanya apa maksud datuk?

" Banyak ayam-ayam sekarang termakan dedak" Lagi-lagi saya ketawa dan memangpun ayam sekarang yang tinggal di kota sudah tersihir dan termakan dedak dan itu sebab banyak sangat "kepalui2an"

" Apa maksud palui itu haji? " Soal DS Shafie Apdal dan itu saya jelaskan sama macam orang senteng kesan terlalu banyak makan dedak. Kami lagi senyum dan petang itu kelihatannya ceria.

" Sebulan saya sakit kaki tetapi sekarang sudah sembuh dan sekarang ada di Kuala Lumpur" Katanya.

Benarlah kata DS Shafie bahawa ayam-ayam sekarang tidak lagi peduli anak-anaknya sebab dalam fikir kepala ayam dan bapa-bapa ayam ialah mahu jawatan dan mendapatkan projek juta dan soal negara tidak lagi mereka pedulikan.

" Makanya datuk, di pantai timur itu boleh dikatakan tiap bulan/minggu ada saja penculikan dan penculik minta duit tebusan juta2 dan kekadang duit tebusan itu pemberian keluarga yang diculik mereka orang tengah bantai masuk kantung sendiri " Kata saya dan memang benar keadaan itu.

Perbincangan kami terhenti begitu saja sebab DS Shafie Apdal katanya ada tugas lain dan kekadang petang atau malam biasa DSSA akan telefon saya dan bicara banyak isu dan semuanya demi kepentingan rakyat Sabah yang harusnya diutamakan.

Ubah Sabah Datuk!
Sabahans for Sabah

ISMAILY BUNGSU
30 september, 2016
3:20pm

No comments:

Post a Comment